15 Langkah Untuk Jadi Pemimpin Secara Otomatis

 

 

Kepemimpinan adalah sikap prilaku yang dapat dipelajari dan seiring berjalannya waktu secara otomatis dapat menjadi perilaku alam bawah sadar . Misal, para pemimpin sukses dapat membuat beberapa keputusan penting dengan cepat mengenai sebuah isu sementara orang lain mungkin butuh waktu hanya sekedar untuk memahami isu tersebut.

 

Banyak yang bertanya-tanya bagaimana mungkin pemimpin tersebut seringkali membuat keputusan tepat dan cepat di bawah tekanan besar. Proses pembuatan keputusan ini tidak datang dengan sendirinya tapi berasal dari akumulasi pengalaman dan perjumpaan dengan berbagai situasi/ keadaan berbeda, bermacam tipe kepribadian dan kegagalan yang tak terduga.

 

Lebih lanjut lagi, proses pengambilan keputusan adalah pemahaman akut dalam membiasakan diri/akrab oleh efek dan penyebab dari akibat perilaku serta pola situasi tersebut. Mendalami titik interkoneksi dan penalaran dari variabel-variabel yang terlibat dalam pola tersebut memungkinkan seorang pemimpin percaya diri dalam membuat keputusan juga memproyeksikan probabilitas hasil yang mereka inginkan.

 

Para pemimpin sukses umumnya adalah pengambil keputusan naluriah/intuitif. Setelah melakukannya berkali-kali selama karirnya, mereka jadi kebal terhadap tekanan yang terkait dengan pengambilan keputusan dan sangat ekstrem intuitif-nya dalam proses pengambilan keputusan bahkan untuk keputusan yang paling strategis dan terbaik sekalipun. Inilah sebabnya mengapa sebagian besar eksekutif senior berkata bahwa mereka sangat bergantung pada “firasat” mereka saat membuat keputusan yang sulit pada saat itu juga.

 

Pemimpin yang sukses di semua bidang jauh sebelum menjadi pengambil keputusan telah terpelajar dan intuitif selama periode waktu tertentu. Pemimpin yang sukses telah mempelajari penguasaan antisipasi pola bisnis, menemukan peluang dalam situasi tekanan, melayani orang-orang yang mereka pimpin dan mengatasi kesulitan. Tak heran para CEO terbaik dibayar sangat tinggi, Pada tahun 2011, gaji untuk 200 CEO papan atas naik 5 persen rata-rata menjadi $14,5 juta dollar per tahun, menurut sebuah studi perusahaan data kompensasi Equilar untuk The New York Times.

 

Jika Teman-teman ingin maju dalam karir serta memiliki kapasitas sebagai Pemimpin sukses atau Teman-teman yang saat ini sudah memikul tanggung jawab kepemimpinan tersebut, maka berikut 15 langkah-langkah otomatis yang perlu Teman-Teman lakukan setiap harinya  untuk melatih/mengasah leadership tersebut guys, untuk menjadi pemimpin yang sukses di tempat kerja di kemudian hari guys :

 

1. Buat Orang Lain Merasa Aman Berbicara.

 

Sering kali para pemimpin mengintimidasi rekan kerja mereka dengan gelar dan kekuasaan-nya saat mereka memasuki sebuah ruangan kerja. Pemimpin yang berhasil itu dapat mengalihkan perhatian orang lain dari gelar & kekuasaan nya dan mampu mendorong orang lain untuk menyuarakan pendapat mereka. Pemimpin adalah orang yang ahli membuat orang lain merasa aman untuk berbicara, berbagi perspektif dengan penuh percaya diri dari sudut pandang mereka. Pemimpin menggunakan ke-eksekutif-nya hanya untuk menciptakan lingkungan yang bersahabat atau kekeluargaan.

 

2. Membuat Keputusan

 

Pemimpin yang sukses adalah Ahli pengambil keputusan. Ia memfasilitasi dialog untuk memberdayakan rekan mereka untuk mencapai suatu kesimpulan strategis atau melakukannya sendiri. Fokus pada “membuat sesuatu terlaksana ” setiap waktu, aktivitas pembuat keputusan yang selalu menopang kemajuan. Pemimpin yang sukses telah khatam seni berpolitik, dengan demikian tidak menyia-nyiakan waktu mereka pada isu-isu yang mengganggu momentum. Mereka tahu bagaimana membuat 30 keputusan dalam 30 menit.

 

3. Menyampaikan/meng-komunikasi-kan Ekspektasi.

 

Pemimpin yang sukses adalah komunikator hebat, dan ini sangatlah tepat bila menyangkut “harapan kinerja.” Cara melakukannya yakni mereka mengingatkan rekan mereka tentang nilai inti dari pernyataan misi organisasi dan memastikan visi organisisasi diterjemahkan dengan benar dan dapat ditindaklanjuti tujuannya serta dilaksanakan dengan benar.
Saya memiliki atasan yang mengelola tim dengan cara mengingatkan tim akan ekspektasi apa yang diharapkan-nya terhadap tim. Dia mempermudah tim untuk tetap fokus dan sesuai jalur. Meng-implementasi-kan protokolnya dengan mengkomunikasikan ekspektasinya dengan jelas, meningkatkan kinerja tim dengan membantu meng-identifikasi tim apa-apa yang tidak sesuai dengan standar yang dia harapkannya.

 

4. Mengajak Berpikir.

 

Pemimpin yang paling sukses dapat memahami pola pikir dan kemampuan rekan kerjanya serta kemana arah perbaikannya. Mereka menggunakan pengetahuan / wawasan ini untuk menantang pola pikir timnya dan meregangkannya untuk meraih hasil yang lebih baik lagi. Jenis pemimpin ini tidak mendorong orang untuk berdiri diatas kaki sahaja tapi melampaui nya, memungkinkan mereka untuk tidak cepat merasa puas tapi memungkinkan mereka untuk terus tumbuh dan tumbuh.
Jika tidak berpikir, kita tidak akan belajar hal baru guys. Jika tidak belajar, kita tidak tumbuh guys – dan seiring waktu kita menjadi semakin tidak relevan lagi di tempat gawe guys.

 

5. Delegasi tanggung jawab.

Pemimpin yang sukses memungkinkan rekan mereka untuk mengelola pekerjaannya. Ini tidak berarti mereka mengizinkan orang lain mengendalikannya – namun untuk lebih bertanggung jawab dan meyakinkan bahwa Ia bersikap proaktif terhadap kebutuhan rekan mereka.
Lebih dari sekedar mentoring dan mensuport, bertanggung jawab kepada bawahannya adalah pertanda bahwa pemimpin yang sukses lebih berfokus pada kesuksesan bawahannya daripada kesuksesannya sendiri.

 

6. Memberi keteladanan.

 

Memimpin dengan keteladanan seperti nya terdengar mudah, namun hanya sedikit pemimpin yang konsisten dengan hal yang satu ini. Pemimpin yang sukses mempraktekkan apa yang mereka khotbahkan dan memperhatikan tindak lakunya. Ia tahu semua orang mengawasinya dan oleh karena itu ia sangat intuitif untuk mendeteksi orang-orang yang mengamati setiap gerakannya, yang menungguinya untuk mendeteksi kekurangan kinerjanya.

 

7. Menilai & menghargai kinerja.

 

Pemimpin hebat selalu merasakan “denyut nadi” yang kuat pada kinerja bisnis dan orang-orang yang merupakan juara kinerja. Pemimpin tidak hanya meninjau angka dan mengukur kinerja ROI, mereka aktif dalam meng-apresiasi kerja keras dan usaha (tidak peduli hasilnya). Pemimpin sukses juga tidak pernah menganggap pemain yang konsisten begitu saja tapi juga mengingat untuk memberikan penghargaan terhadap mereka juga.

 

8. Beri masukan terus-menerus.

 

Karyawan ingin pemimpin yang mengetahui mereka memperhatikan mereka dan menghargai wawasannya di sepanjang karirnya. Pemimpin yang sukses selalu memberikan umpan balik dan mereka menerima umpan balik untuk menciptakan hubungan timbal balik yang dapat dipercaya oleh rekannya. Pemimpin memahami kekuatan perspektif dan telah mempelajari pentingnya umpan balik sejak awal karirnya, karena telah membantunya dalam memberi kemajuan karir di tempat kerjanya.

 

9. Alokasikan dan distribusikan bakat secara tepat.

 

Pemimpin yang sukses sangat mengetahui talenta serta bakat mereka dan paham bagaimana cara menggunakannya. Mereka adalah para ahli dalam mengaktifkan kemampuan rekan mereka dan mengetahui kapan menerapkan keahlian unik tersebut untuk disesuaikan dengan keadaan yang ada.

 

10. Ajukan pertanyaan, mintalah nasihat.

 

Pemimpin yang sukses selalu mengajukan pertanyaan dan mencari nasihat sepanjang waktu. Dari luar, mungkin tampak tahu segalanya namun di dalam, mereka sangat haus akan pengetahuan dan terus-menerus mencari hal baru karena komitmen mereka adalah membuat diri mereka lebih baik melalui kebijaksanaan orang lain.

 

11. Menghindari penundaan pemecahan masalah.

 

Pemimpin yang berhasil mengatasi masalah, mengetahui bagaimana cara menemukan inti permasalahan yang ada. Mereka tidak menunda-nunda dengan begitu mereka menjadi sangat ahli dalam pemecahan masalah, mereka belajar untuk tidak menghindar dari situasi yang tidak nyaman tapi menyambutnya.
Maju dalam hidup adalah tentang bagaimana melakukan hal-hal yang kebanyakan orang tidak suka melakukan nya.

 

12. Energi & Sikap Positif

 

Pemimpin yang sukses menciptakan budaya tempat kerjanya menjadi positif dan inspiratif. Mereka tahu cara mengatur suasana dan membawa sikap untuk memotivasi rekan kerja mereka dalam mengambil tindakan. Karena itu, mereka sangat disukai, dihormati karena berpendirian kuat. Pemimpin yang sukses tidak membiarkan kegagalan mengganggu momentum.

 

13. Jadilah mentor/pembimbing utama

 

Banyak karyawan di tempat kerja umumnya akan memberi tahu Anda bahwa pemimpin mereka telah berhenti menjadi mentor/pembimbing. Pemimpin yang sukses tidak pernah berhenti mengajar karena mereka sendiri sangat termotivasi untuk belajar. Mereka menggunakan pembelajaran melalui statistik, tren, dan suatu informasi yang layak diberitakan lainnya. Terus menjaga agar rekan mereka mendapatkan informasi dan pengetahuan dengan baik. Pemimpin yang sukses meluangkan waktu untuk memberikan bimbingan/mentor kepada rekan kerjanya dan melakukan investasi untuk mensponsori mereka yang telah terbukti mampu dan ingin maju.

 

14. Berinvestasi dalam Hubungan.

 

Pemimpin yang sukses tidak fokus untuk melindungi wilayahnya saja – sebaliknya mereka memperluasnya dengan berinvestasi dalam hubungan yang saling menguntungkan. Pemimpin yang sukses menghubungkan diri mereka dengan “perangkat dan pemimpin lainnya” yakni kepada jenis orang yang dapat memperluas lingkup pengaruhnya tapi tidak hanya untuk kemajuan dirinya sendiri, tapi juga untuk mengangkat harkat orang lain.
Para pemimpin berbagi hasil kesuksesan mereka untuk membantu membangun momentum bagi orang-orang di sekitarnya.

 

15. Benar-benar menikmati tanggung jawab

 

Pemimpin yang sukses sangat menikmati menjadi pemimpin – bukan demi kekuatan tapi untuk dampak yang berarti dari tujuan yang dapat mereka ciptakan. Bila Anda telah mencapai tingkat tertinggi kepemimpinan – maka itu adalah tentang bagaimana kemampuan Anda untuk melayani orang lain dan itu tidak dapat dilakukan terkecuali jika Anda benar-benar menikmati apa yang Anda lakukan guys.

Pada akhirnya, pemimpin yang sukses dapat mempertahankan kesuksesan mereka karena 15 hal tersebut diatas. Yang jadi tuntunan mereka dalam meningkatkan nilai brand organisasi mereka – sekaligus meminimalkan profil risiko operasional. Pemimpin yang sukses melayani sebagai pemberdaya bakat, budaya dan pencapaian.

Leave a Reply